Pemprov NTT Naikkan Harga Minyak Tanah, Pengecer Mengeluh | Moral-politik.com

Pemprov NTT Naikkan Harga Minyak Tanah, Pengecer Mengeluh

5

 

Moral-politik.com. Sejumlah penjual minyak tanah di tingkat pengecer atau pangkalan di wilayah Kota Kupang mengeluh, karena Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan kenaikan harga minyak tanah dari harga Rp 3000 menjadi Rp 4000 per liter.

“Dengan kenaikan harga minyak tersebut membuat kami pengecer di tingkat pangkalan merasa dirugikan, karena minyak yang diambil dari Agen kurang laku dijual dan banyak mendapat komplain dari warga”, ujar Thomas, salah satu pengecer minyak tanah di pangkalan wilayah kelurahan Oebufu kepada Moral-politik.com, Senin (15/07).

Thomas menilai dengan kenaikan harga minyak tanah oleh pihak agen atau distributor ke tingkat pangkalan dengan alasan ongkos angkutan sangat tidak logis, itu sangat berlebihan.

Dia mengaku, sebelum kenaikan harga minyak tanah dari pihak agen, penjualan di tingkat pengecer kepada warga berjalan normal, namun belakang ini sangat sulit terjual.

Thomas mengharapkan agar kedepan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan menaikan harga BBM untuk jenis minyak tanah perlu memperhitungkan secara matang dengan biaya transportasi, sehingga tidak hanya menguntungkan pihak agen tapi merugikan para pengecer di tingkat pangkalan.

Saat ini harga minyak yang dibeli warga Kota Kupang dari para pengecer seharga Rp 4000 lebih per liter, atau 25 hingga Rp 30 ribu per jerigen untuk 5 liter. (Ale)

 

Comments

comments

You must be logged in to post a comment Login